1. Populasi

Populasi adalah keseluruhan objek atau subjek penelitian yang memiliki karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan ditarik kesimpulannya. Hal ini sama dengan pernyataan yang dinyatakan oleh Sugiyono (2019:126) Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek atau subjek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Kuncoro (2003:103) menyatakan bahwa populasi adalah kelompok elemen yang lengkap, yang biasanya berupa orang, objek, transaksi atau kejadian dimana kita tertarik untuk melakukan analisis. Menurut Hadari Nawawi (1983:141) populasi adalah keseluruhan objek penelitian yang terdiri atas manusia, hewan, benda-benda, tumbuh-tumbuhan, peristiwa, gejala-gejala, ataupun nilai tes sebagai sumber data yang mempunyai karakteristik tertentu dalam suatu penelitian.


2. Sampel

Sampel adalah sebagian dari populasi yang diambil untuk diteliti dan dianggap dapat mewakili populasi tersebut. Karena sering kali mustahil meneliti seluruh populasi, maka digunakan sampel.  Hal ini sama seperti. Hal ini sama sepeti yang di katakan oleh Sugiyono (2019:127) Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Suharsimi Arikunto (2002:109) juga menyatakan bahwa sampel adalah sebagian atau wakil populasi yang diteliti. Consuelo G. Selvilla (1993:233)  mendefinisikan bahwa sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi.

3. jenis-jenis sampling 

Sampling adalah teknik atau cara untuk mengambil sampel dari populasi.

a. Probability Sampling (sampel acak)

Setiap anggota populasi memiliki kesempatan yang sama untuk dipilih. Menurut Sugiyono (2017:82), "probability sampling adalah teknik pengambilan sampel yang memberikan peluang yang sama bagi setiap unsur (anggota) populasi untuk dipilih menjadi sampel". Zikmund juga menyebutkan bahwa dalam probability sampling, setiap elemen populasi memiliki probabilitas non-nol dan diketahui untuk terpilih dalam sampel. 

1) Simple Random Sampling (acak sederhana)

2) Stratified Random Sampling (berstrata)

3) Cluster Sampling (kelompok)

4) Systematic Sampling (sistematis)

b. Non-Probability Sampling (tidak acak)

Tidak semua anggota populasi memiliki kesempatan yang sama. Menurut Sugiyono (2014:120), Nonprobability Sampling adalah teknik pengambilan sampel yang tidak memberi peluang/ kesempatan yang sama bagi setiap unsur atau anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel.

1) Purposive Sampling (berdasarkan tujuan/kriteria tertentu)

2) Quota Sampling (berdasarkan jumlah/kuota)

3) Accidental Sampling (berdasarkan kebetulan)

4)Snowball Sampling (bergulir/meluas)

Menurut Ahli: 

Margono (2010): Sampling adalah proses memilih sejumlah elemen dari populasi untuk mewakili populasi dalam penelitian.

Suharsimi Arikunto (2010): Sampling adalah cara yang digunakan untuk mengambil sampel dari populasi sehingga mewakili seluruh populasi.

Sugiyono (2017): Teknik sampling adalah cara yang digunakan untuk mengambil sampel dari populasi, bisa menggunakan probability sampling atau non-probability sampling.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengertian

Tujuan